Cinta Indonesia: Skincare dari Luxcrime

Haiiiii! Blog ini udah bau dan berdebu ya sepertinya, karena udah aku tinggal terlalu lama. Banyak banget hal yang terjadi di akhir 2018 sampai hari ini sampai rasanya kok gak ada waktu buat nulis. Mari kita memulai dari awal lagi 🙂

Kali ini aku mau bahas produk yang sebenarnya udah lama di pasaran, tapi aku baru coba dan kok suka ya, jadi rasanya pantas aku tuliskan buat dijadikan referensi temen-temen yang butuh skincare baru. Dua produk perawatan wajah ini dari brand lokal Luxcrime. Pernah dengar? Luxcrime ini awalnya merilis kosmetik yang dimulai dari lipstik, lalu eyeshadow palette, dan eyeshadow brush set. Nah, aku mau bahas skincarenya mereka nih yaitu Moonlight (pelembab) dan Charcoal Mint (masker bilas).

Luxcrime Moonlight Ultraglow Moisturiser

Luxcrime Moonlight Moisturizer

Aku orangnya kalau masalah skincare males ribet ya, jadi selalu cari pelembab yang sederhana dan tanpa SPF, biar bisa aku pakai pagi dan malam.Ribet gitu rasanya kalau harus pisah-pisah produk untuk krim pagi dan malam. Selain itu, aku agak sensitif dengan pelembab yang berbau/wangi. Luxcrime Moonlight moisturiser bebas fragrance, serta mengandung niacinamide, jojoba oil, vitamin E, dan bahan-bahan lainnya yang bisa dilihat di sini:

Aqua, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Niacinamide, Dimethicone/ Polydimethylsiloxane, Trehalose,Jojoba (Buxus Chinensis) Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Propanediol, Butylene Glycol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate, Sunflower Seed Oil/ Helianthus Annuus Seed Oil, Vitis Vinifera (Grape) Seed Oil, Oryza Sativa Bran Oil, Cetyl Alcohol, Glyceryl Stearate SE, Isostearyl Isostearate, Stearic Acid, CI77891, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Cetearyl Alcohol, Benzophenone-3, DMDM Hydantoin, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Triethanolamine, Ceteareth-20, Bisabolol, Tocopheryl Acetate, Sodium Acrylates Copolymer, Sodium Benzoate, Phenoxyethanol, Polyacrylamide, Phospholipids, Potassium Sorbate, C13-14 Isoparaffin, BHT, Carbomer, Disodium EDTA, Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Lecithin,Triethoxycaprylylsilane, Aluminum Hydroxide, Ethylhexylglycerin, C9-11 Pareth-6, Arbutin, Citric Acid, Sodium Sulfite, Acetyl Tyrosine, Saxifraga Sarmentosa Extract, Paeonia Suffruticosa Root Extract, Aminopropyl Ascorbyl Phosphate, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Glutathione.

Tekstur

Seperti pelembab pada umumnya, warnanya putih dan teksturnya sangat-sangat ‘thick’ jadi untuk pengaplikasian awal-awal agak sulit buat diambil. Saran aku, dari jarnya jangan langsung dipakai ke wajah tapi ‘dihangatkan’ dulu di telapak tangan, baru diaplikasikan di wajah. Kulit aku yang kombinasi cenderung berminyak, langsung terasa lembab kalau pakai ini. Bahkan, ketika dipakai malam hari, ketika bangun pagi keesokan harinya kulit tidak terasa berminyak dan masih lembab.

Kesimpulan

Aku udah re-purchase pelembab ini, karena rata-rata pelembab lain yang aku coba banyak yang wangi atau terlalu berminyak. Dipakai dibawah sunblock dan makeup pun masih bagus kok. Aku pun gak berharap pelembab bisa menghilangkan noda jerawat gitu-gitu ya, kalau soal bekas jerawat dan hyperpigmentasi mah harus mengandalkan serum/ampoule. Jadi untuk yang kulitnya sensitif sama pelembab ber-fragrance dan pengen cari pelembab yang ‘gak neko-neko’, highly recommended sih ini. Satu jar ini habis dalam 4 bulan dengan pemakain rutin pagi-malam. Jar nya yang terbuat dari kaca, bisa disimpan sebagai wadah anting-anting atau peniti 🙂 Pelembab ini bisa dibeli di e-commerce terkemuka di Indonesia dengan harga Rp 149,000,-

Luxcrime Charcoal Mint Mud Mask

Seperti namanya, masker bilas ini mengandung arang (jadi gak keren ya?) dan mint — bayangan aku ‘semoga bisa gantiin magnaminty mask yang enak banget tapi susah dicari’.  Teksturnya seperti mud mask pada umumnya, dan masker ini cepat banget keringnya.

Ingredientsnya:

Aqua, Kaolin, A Natural Hydrous Magnesium Silicate/ Talc, Bentonite, Oryza Sativa Powder, Alcohol, Glycerin, Olive (Olea Europaea) Oil, Titanium dioxide, Butyrospermum Parkii (Shea Butter) Extract, Fragrance, Hamamelis Virginiana Leaf Extract, PVP, Phenoxyethanol, Tocopheryl Acetate, Xanthan Gum, Citric Acid, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Melaleuca Alternifolia Leaf Oil

Pada saat pengaplikasian, ada terasa perih/panas di kulit pas awal-awal, jadi aku gak pernah tunggu lama-lama. Aku paling lama pakai masker ini tuh 5 menitan deh, terus lanjut bilas. Pas dibilas berasa bersih banget, dan udah ga ada rasa perih atau kulit ketarik setelah pemakaian. Aku juga sempet minjemin masker ini ke temenku untuk dia coba, dan ternyata gak perih di kulit dia. Jadi untuk ukuran mud mask sih menurut aku lumayan ya, tapi mungkin gak cocok untuk kulit sensitif.

Kesimpulan

Walaupun agak perih ketika dipakai, aku kadang tetap gunakan masker ini di hari-hari ketika kulit terasa kotor banget dan butuh ‘deep cleansing’ – sekitar seminggu sekali. Apakah aku akan repurchase? Nggak, karena faktor agak perih itu tadi (di kulit aku loh ya…). Kalau mau beli, bisa beli online dengan harga Rp 129,000,-

Jadi gimana, ada kah rekomendasi produk lokal lain? Aku lagi gencar menggunakan produk karya anak bangsa nih, karena selain harganya cukup terjangkau, gak susah dicari juga. Daripada jatuh cinta sama produk bikinan luar negeri, terus di online shop abis stoknya atau gak dijual lagi — ribet kan?

Love,

S~

5 thoughts on “Cinta Indonesia: Skincare dari Luxcrime

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s